Governance, Risk Management & Compliance

Unilever Indonesia Catat Pertumbuhan Laba Bersih 9.3 persen di 2019

Kamis 30 Januari 2020 12:37:0

Jika dibandingkan secara langsung, pertumbuhan penjualan Perseroan pada tahun 2019 memang terlihat meningkat sebesar 2,7%.

JAKARTA, Stabilitasl-- PT Unilever Indonesia Tbk (Perseroan) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2019 (diaudit). Meskipun perekonomian dan pengeluaran konsumsi rumah tangga bertumbuh relatif datar, Perseroan berhasil mencatat penjualan bersih sebesar Rp 42,9 triliun atau meningkat 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan penjualan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik yang meningkat 5,8 persen berkat berbagai inisiatif dan inovasi yang dilakukan Perseroan pada tahun 2019.

Jika dibandingkan secara langsung, pertumbuhan penjualan Perseroan pada tahun 2019 memang terlihat meningkat sebesar 2,7 persen. Hal ini dikarenakan pada penjualan bersih 2018 masih mengandung penjualan kategori Spreads. Untuk memperoleh perbandingan yang setara, maka angka penjualan kategori Spreads yang telah didivestasi Perseroan pada kuartal III 2018 harus dikeluarkan dari angka penjualan bersih tahun 2018, sehingga mendapatkan angka pertumbuhan penjualan bersih 2019 sebesar 4,8 persen.

Begitu pula dengan laba Perseroan. Pada tahun 2019 Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 7,4 triliun. Jika dibandingkan secara langsung, laba Perseroan terlihat menurun dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp 9,1 triliun. Hal ini dikarenakan pada tahun 2018 Perseroan memperoleh keuntungan tidak reguler (once-off gain) dari divestasi kategori Spreads sebesar Rp 2,1 triliun dan masih terdapat laba dari kategori Spreads sebesar Rp200 miliar. Jika laba tahun 2019 dibandingkan dengan laba tahun 2018 tanpa memperhitungkan keuntungan tersebut, maka laba bersih Perseroan meningkat sebesar 9,3 persen.

Sancoyo Antarikso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk memberikan kinerja keuangan jangka panjang dengan menciptakan keseimbangan yang baik antara pertumbuhan dan margin melalui model bisnis berkelanjutan.

"Perseroan terus melakukan serangkaian inovasi dalam berbagai lini bisnisnya, dengan begitu produk dan layanan kami akan selalu relevan bagi konsumen di masa depan. Upaya-upaya ini juga kami yakini akan mampu terus menunjang kinerja keuangan jangka panjang kami yang positif,"pungkasnya.

Bentjok Pertanyakan Kepemilikan Saham Grup Bakrie Atas Jiwasraya

Tue, 30 Jun 2020 - Benny Tjokro, menyebut bahwa saat ini Jiwasraya diketahuinya memiliki saham Grup Bakrie.

Astragraphia Bagikan Deviden 40% Dari Laba

Thu, 11 Jun 2020 - Pembagian sisa dividen sebesar Rp 49 per lembar saham telah dijadwalkan pada 6 Juli 2020.

WIKA Bagikan Dividen Rp 457 Miliar

Mon, 08 Jun 2020 - Pemegang saham juga menunjuk lima direksi baru dengan empat di antaranya berasal dari internal WIKA.

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Fri, 22 May 2020 - Penjualan neto konsolidasi tumbuh sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun.

PT Nusantara Infrastructure Tbk Catatkan Pertumbuhan 101 Persen

Wed, 22 Apr 2020 - Pencapaian perseroan pada 2019 ditopang oleh berbagai faktor seperti pengembangan bisnis, serta optimalisasi pengelolaan keuangan yang baik.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi